#03
Ada seorang wanita berdiri di antara hiruk pikuk kehidupan. Tapi riuhnya bumi tidak mampu menembus gendang telinganya. Dia tetap saja tuli. Dia juga melihat ramainya bumi. Tapi tidak ada satupun yang dia rasa mirip dengan kepribadiannya. Tapi dia tetap mencoba berbaur hingga akhirnya dia tidak lagi mengenal siapa dirinya.
Lantas dia menarik diri, mencari hening. Tapi yang dia temukan hanyalah sebuah kotak yang sekarang dijadikannya tempat bersembunyi. Dia sudah sendirian, tapi hening tidak juga menghampiri.
Yang menyebalkan adalah saat pikirannya tidak juga merasa lelah bersuara dan riuhnya menuntut untuk selalu didengarkan, padahal raganya sudah lelah menagih lelap.
Tapi tidak apa, Nona. Selama pikiranmu masih riuh, berarti kamu masih "hidup".
Komentar
Posting Komentar