#10

Pada setiap senyumanmu, aku jatuh cinta.
Pada setiap genggaman tanganmu, aku merasa aman.
Pada setiap pelukanmu, aku merasa baik-baik saja.
Pada setiap kecupanmu, aku bersyukur.

Sayang, terima kasih untuk segalanya.
Untuk semua raguku yang kau tepiskan,
Untuk perbedaan kita yang kau yakini cocok untuk disandingkan,
Untuk perlakuanmu yang mampu membuatku merasa jadi wanita paling beruntung di Bogor,
Untuk cintamu yang terasa begitu nyata,
Dan,
Untuk pergimu.

Semoga waktu menyembuhkan semua luka yang kini kau rawat tanpa bantuanku.
Semoga semesta memudahkan setiap langkah yang kau jalani sendirian.
Dan semoga sepi yang menggerogoti tak membuat hatimu mati seluruhnya.

Aku telah merelakan.
Kalimat jujurnya; aku akan berusaha merelakan.

Sampai jumpa dilain waktu.
Waktu dimana aku dan kau telah menemukan garis akhir.
Hati-hati dan sampailah di tujuanmu dengan hati yang utuh.
-
Hari Jum'at di sore yang hujan, ditemani lagu Cigarette of Ours milik Ardhito Pramono dan setengah gelas teh manis yang mulai dingin aku menyelesaikan sebuah tulisan untukmu.

Hingga detik tulisan ini berakhir, aku masih berharap akulah garis akhir untukmu. Tapi aku tahu, sebuah tulisan ini tak akan cukup untuk membuatmu kembali.

Satu hal lagi yang perlu kamu ketahui: do'aku menyertaimu.

Komentar

Postingan Populer