#12
Jika memang benar kita hanya untuk sementara,
Jika memang apa-apa yang pernah kita lalui hanya untuk dikenang,
Jika memang rancang rencana yang pernah kita lakukan hanya untuk jadi angan,
Tidak apa.
Benar tidak apa.
Kamu tahu.
Aku selalu berharap menujumu adalah arah pulangku.
Selalu berharap kamulah rumah untukku.
Tapi mungkin dengan begini.
Dengan harapan-harapan yang hanya jadi harap.
Dengan kenangan-kenangan yang hanya akan jadi buah tangan.
Aku bisa kembali pulang.
Pulang yang sebenar-benarnya pulang; pulang ke diriku sendiri.
Komentar
Posting Komentar