Kalah di Babak Pertama

Aku kira akan jadi mudah untuk kita bersama. Untuk bisa sering menghabiskan waktu di bawah pohon yang sama sambil menatap mobil dan motor berlalu lalang. Menghitung ada berapa banyak yang berwarna merah, ada berapa banyak mereka yang dibonceng tapi tidak memakai helm.

Aku kira kita akan bisa memutari kota bersama-sama. Saling menjadi tour guide di kota masing-masing. Dan berkali-kali berpisah di statsiun.

Harusnya aku tidak kalah dari perasaan takut seseorang akan pergi lagi dari hidupku. Harusnya aku bisa sedikit bertahan lebih lama hingga aku menemukan satu alasan untuk bertahan lebih lama lagi. Untuk akhirnya bertahan sampai akhir.

Harusnya masih ada banyak percakapan yang terjadi di antara kita. Harusnya aku tidak membiarkanmu pergi, juga tidak melangkahkan kakiku menjauhimu. Harusnya kita tidak berpisah seperti ini.

Kebiasaan-kebiasaan. Makanan. Kopi. Semua yang aku tahu tentang dirimu ini, sekarang semuanya untuk apa?

Untuk apa aku tau semua ini kalau kita hanya selesai dikata hampir?

Komentar

Postingan Populer