Pita Merah Muda
Cinta-cintaan yang pernah kulalui, tidak akan sama dengan ceritamu. Semua perasaan yang pernah kupunya dulu, memahat bentuk hatiku jadi seperti yang kini ada di hadapanmu.
Keras, banyak bekas luka, tapi berpita merah muda.
Sebelum ada kamu, utuh cinta hanya untuk si empunya. Sekarang sama rata dibagi denganmu.
Tapi jika yang kau rasa aku adalah cinta yang sulit dihangatkan, ia adalah bentuk dari bertahun-bertahan sembuh.
Dari yang awalnya aku satu-satunya, tapi berakhir mendua. Dari yang katanya aku terbaik, tapi ternyata mencari yang lebih. Dari yang janji selamanya, tapi akhirnya pergi juga.
Ini, lukaku. Aku buka semua tanpa terkecuali. Bisa kamu lihat satu-satu.
Kamu, jangan ajak aku ke langit. Biar aku tetap pijak bumi. Meski di skala sederhana, tetap sayangi aku seperti biasanya. Karena dengan begitu, ini terasa cukup dan nyata.
Aku sayang kamu. Itu selalu, dan pasti. Meski saat marah memenuhi kepala, mencintaimu tidak pernah tidak.
Dan dari semua bentuk perpisahan yang paling ringan rasa sakitnya, semoga kita tidak akan mengalami salah satunya.
Komentar
Posting Komentar