#28 Teh tarik pagi ini
Pagi ini aku mulai memikirkan soal masa depan. Soal seseorang yang akan kucintai selama mungkin. Bertanya-tanya, dengan siapa aku akan menghabiskan sepanjang waktu? Di sisi siapa aku akan terbangun setiap pagi? Pada siapa aku akan pulang setiap kali merasa tersesat?
Siapapun kamu, aku mau kita disatukan dari hal-hal baik. Dari dua hati yang sudah siap saling mengisi bukan yang ingin diisi. Menumbuhkan rasa yang banyak orang anggap indah tapi bagiku cinta haruslah keramat.
Yang untuk satu sama lain;
Jantungnya berdebar tak kenal bosan.
Tubuhnya merindu peluk saat dipisahkan jarak.
Tidak memilih jalan untuk pergi.
Hatinya terjaga.
Padamu aku ingin beri seluruh yang terbaik. Tidak lagi ingin membuatmu merasa jadi lelaki paling beruntung. Aku ingin setidaknya kamu ingin terus bertahan denganku karena kamu akhirnya merasa cukup dan tidak lagi ingin mencari.
Nanti di pagi yang dingin di akhir pekan, kita boleh sedikit bermalas-malasan. Berpelukan sepanjang pagi sampai perut lapar menuntut diisi. Dan di malam-malam melelahkan, kamu boleh meminta pelukku selama mungkin sampai tanganku pegal.
Satu hal yang perlu kamu ingat. Aku mungkin tidak akan jadi wanita sebaik Ibumu. Tapi bisa kupastikan rasa sayangku padamu sebanyak rasa sayang Ibumu padamu. Bahkan, akan kuberi lebih.
tulisannya baguus😚
BalasHapusTerima kasih :)
Hapus